Archery

Layanan Archery Bogor kami bukan sekadar olahraga rekreasi, melainkan media Experiential Learning yang dikelola oleh praktisi Outdoor Activity berpengalaman sejak 2001. Mengintegrasikan filosofi panahan ke dalam pengembangan SDM, program ini fokus pada aspek kestabilan mental, akurasi tinggi, serta disiplin fundamental bagi seluruh peserta. Di bawah supervisi ahli, setiap sesi dirancang sebagai simulasi strategis untuk mencapai target korporasi melalui ketenangan dan konsentrasi penuh guna membangun kapasitas individu yang tangguh.

Keunggulan utama kami adalah fasilitas Mobile Archery yang memungkinkan instalasi arena panahan di lokasi pilihan Anda, mulai dari Puncak, Sentul, hingga Pancawati. Dengan standar Safety First, kami menyediakan peralatan berkualitas seperti Standard Bow, Arm Guard, dan bantalan target profesional, didampingi instruktur terlatih yang menguasai teknik pernapasan dan mental juara. Kami menjamin setiap unit alat panah dalam kondisi prima untuk memastikan akurasi maksimal bagi setiap peserta di seluruh medan kegiatan operasional.

Tersedia berbagai skenario dinamis seperti Target Face Scoring hingga Archery Battle yang memacu adrenalin secara kolektif. Program ini merupakan solusi ideal untuk Corporate Gathering, Leadership Training, maupun Family Outing berkualitas di Bogor. Kami memastikan setiap anak panah yang melesat menjadi simbol perubahan positif dan penguatan sinergi tim dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif dan penuh tekanan tinggi secara sistematis untuk mendukung pertumbuhan performa tim.

Paket Archery

-Archery Battle-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

-Archery For Development-

HARGA RP. 200.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Archery Based Scenario

-Skenario Combat Archery: Standard Elimination (Dominasi Area)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Combat Archery: Standard Elimination (Dominasi Area)
Standard Elimination bukan sekadar ajang adu akurasi busur; ini adalah simulasi ketahanan mental dan manajemen risiko yang menuntut konsentrasi penuh di bawah tekanan. Mengadopsi mekanika yang serupa dengan paintball namun dengan ritme yang lebih hening dan taktis, skenario ini menjadi pilihan utama bagi grup korporat untuk melatih decisive leadership (kepemimpinan yang tegas).

Konsep Dasar: Tactical Resilience
Dalam skenario ini, dua tim akan berhadapan di sebuah arena yang dilengkapi dengan bunker pelindung. Berbeda dengan panahan tradisional, Combat Archery menggunakan anak panah berujung busa khusus (foam-tipped) yang dirancang untuk keamanan maksimal tanpa mengurangi sensasi kompetisi yang kompetitif.

Objektif Utama: Eliminasi & Target Presisi
Misi utama setiap tim adalah menciptakan dominasi lapangan melalui dua jalur kemenangan yang strategis:

Total Elimination: Melumpuhkan seluruh personel lawan melalui tembakan presisi ke area tubuh.

Target Neutralization: Menjatuhkan 5 target fisik yang ditempatkan di area netral (tengah lapangan). Jalur ini sering kali menjadi opsi bagi tim yang ingin menang tanpa harus terlibat dalam konfrontasi langsung yang berisiko tinggi.

Dinamika Strategis dalam Standard Elimination:
Keberhasilan dalam skenario ini sangat bergantung pada pembagian peran yang adaptif:

Frontliner (The Marksman): Pemain dengan akurasi tinggi yang bertugas menekan pergerakan lawan sekaligus mengincar target di area tengah.

Tactical Observer: Personel yang bertugas memantau ketersediaan anak panah di lapangan (amunisi) dan memberikan instruksi pergerakan bagi rekan setim.

Guardian: Pemain yang fokus pada pertahanan bunker untuk memastikan lawan tidak memiliki sudut tembak yang bersih menuju rekan tim.

Aturan Unik: The Heroic Catch (Revival Mechanism)
Skenario ini memperkenalkan elemen “High-Risk, High-Reward” melalui aturan penangkapan anak panah. Jika seorang pemain berhasil menangkap anak panah lawan yang sedang melayang di udara dengan tangan kosong, maka:

  1. Pemain lawan yang melepaskan anak panah tersebut dinyatakan eliminasi.
  2. Satu rekan setim yang sebelumnya sudah gugur diperbolehkan kembali masuk ke lapangan (Revived).
  3. Mekanisme ini secara psikologis melatih tim untuk tetap optimis bahkan dalam posisi terdesak, sekaligus membangun koneksi emosional yang kuat antar personel melalui aksi penyelamatan.

-Skenario Combat Archery: Capture the Flag (Infiltrasi Taktis)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Combat Archery: Capture the Flag (Infiltrasi Taktis)
Capture the Flag (CTF) dalam dunia Combat Archery adalah simulasi koordinasi tingkat tinggi yang menuntut sinergi total antar anggota tim. Berbeda dengan panahan statis, skenario ini adalah ujian bagi kelincahan (Agility) dan pemecahan masalah secara kolektif di tengah situasi yang dinamis dan kompetitif.

Konsep Dasar: Mobilisasi & Proteksi Aset
Skenario ini menempatkan sebuah bendera netral di titik pusat medan pertempuran (titik tengah antara dua markas). Kedua tim memulai pertandingan dari pangkalan masing-masing dengan jarak yang setara menuju target. Penggunaan busur dengan ujung busa (foam-tipped) memungkinkan setiap pemain bergerak agresif namun tetap dalam koridor keamanan yang terjamin.

Objektif Utama: Misi Ekstraksi Strategis
Tujuan utama setiap tim bukan sekadar mengeleminasi lawan, melainkan keberhasilan dalam eksekusi misi teknis:

  1. Flag Capture: Menembus pertahanan lawan untuk menguasai bendera di area tengah.
  2. Extraction & Delivery: Membawa bendera tersebut masuk ke wilayah atau markas lawan untuk mengunci kemenangan mutlak.

Formasi Strategis dalam Combat Archery CTF:
Untuk mencapai kemenangan, tim wajib menerapkan pembagian peran yang berbasis pada fungsi manajerial:

  • The Sprinter (Attacker): Anggota tim yang memiliki mobilitas tinggi dan kecepatan reaksi untuk melakukan sprinting menuju bendera. Peran ini melatih keberanian dalam mengambil peluang di tengah risiko.
  • The Protector (Defender): Personel yang bertugas membentuk garis pertahanan statis guna memastikan penyerang lawan tidak dapat mendekati bendera atau masuk ke area pangkalan sendiri.
  • The Tactician (Covering Layer): Pemain yang berada di posisi tengah untuk memberikan tembakan perlindungan (suppressive fire) bagi para penyerang saat melakukan proses ekstraksi bendera kembali ke markas.

Dinamika Operasional: Risk & Recovery
Jika pembawa bendera tereliminasi saat melakukan ekstraksi, bendera tersebut harus dilepaskan di titik terakhir atau dikembalikan ke posisi semula sesuai regulasi lapangan. Hal ini memaksa tim untuk melakukan “Organizational Reset” secara instan—merumuskan kembali strategi dalam hitungan detik untuk merebut kembali momentum yang hilang.

-Skenario Archery: The Gladiator (Ujian Presisi Mutlak)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Archery: The Gladiator (Ujian Presisi Mutlak)
The Gladiator adalah skenario eliminasi tunggal yang dirancang untuk menguji fokus ekstrem dan ketenangan di bawah tekanan. Dalam dunia korporat, skenario ini merupakan metafora sempurna untuk Quality Control dan standar performa tinggi, di mana akurasi menjadi satu-satunya variabel penentu keberhasilan.

Konsep Dasar: High-Stakes Single Elimination
Berbeda dengan pertempuran tim yang dinamis, The Gladiator menempatkan setiap individu dalam sorotan. Setiap archer (pemanah) hanya diberikan kesempatan terbatas untuk membuktikan kompetensi teknisnya di depan audiens. Ini bukan soal kecepatan, melainkan tentang konsistensi performa.

Objektif Utama: Ketahanan dalam Standar yang Meningkat
Misi utama setiap peserta adalah bertahan hidup melalui serangkaian ronde eliminasi dengan tingkat kesulitan yang meningkat secara progresif:

  1. Ronde Kualifikasi: Peserta harus mengenai target dengan skor minimal tertentu (contoh: minimal poin 5). Kegagalan mencapai ambang batas ini mengakibatkan eliminasi instan.
  2. The Narrowing Gap (Penyempitan Target): Pada setiap ronde berikutnya, standar keberhasilan ditingkatkan. Skor minimal akan naik menjadi 7, 8, hingga hanya area bullseye (poin 10) yang diakui.

Nilai Edukasi: Consistent Excellence
Skenario ini melatih individu untuk mengelola kecemasan performa (performance anxiety). Dalam lingkungan bisnis, ini mensimulasikan bagaimana tim harus tetap memberikan hasil terbaik meskipun target tahunan terus meningkat dan ruang untuk kesalahan semakin mengecil.

-Skenario Archery: Balloon Pop (Akurasi Strategis & Prioritas)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Archery: Balloon Pop (Akurasi Strategis & Prioritas)
Balloon Pop adalah simulasi High-Stakes Precision yang menggabungkan keterampilan motorik halus dengan pengambilan keputusan cepat. Skenario ini sering digunakan dalam sesi outbound Paintball Bogor untuk melatih tim dalam menentukan prioritas target di tengah keterbatasan sumber daya (anak panah).

Konsep Dasar: Variable Reward System
Pada bantalan target, ditempelkan berbagai balon dengan ukuran dan posisi yang berbeda. Setiap balon mewakili nilai investasi atau “profit” yang berbeda pula. Struktur ini menciptakan tantangan visual yang dinamis bagi para peserta.

Objektif Utama: Akumulasi Poin Berbasis Risiko
Pemain harus memilih target secara bijak untuk mengumpulkan skor tertinggi bagi timnya:

  1. High-Yield Targets (Balon Kecil): Balon berukuran kecil memiliki nilai poin tertinggi karena tingkat kesulitan yang tinggi. Ini merepresentasikan peluang pasar yang sulit namun sangat menguntungkan.
  2. Steady Growth (Balon Besar): Balon besar menawarkan poin yang lebih rendah namun lebih mudah dicapai, melambangkan stabilitas dalam operasional organisasi.

Dinamika Strategis: Resource Allocation
Setiap tim hanya dibekali jumlah anak panah yang terbatas. Pemimpin tim harus memutuskan: apakah mereka akan mengambil risiko besar dengan mengincar balon kecil, atau bermain aman untuk memastikan akumulasi poin yang stabil.

-Skenario Combat Archery: The Medic (Sinergi & Proteksi Aset)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Combat Archery: The Medic (Sinergi & Proteksi Aset)
Dalam ekosistem organisasi, perlindungan terhadap personel kunci adalah faktor penentu keberlanjutan operasional. Skenario The Medic dalam Combat Archery dirancang sebagai simulasi Business Continuity, di mana tim belajar untuk melindungi aset yang paling berharga sambil tetap menjalankan misi ofensif di medan tempur.

Konsep Dasar: Critical Support System
Skenario ini memperkenalkan peran spesifik yang memiliki pengaruh besar terhadap daya tahan tim. Setiap kelompok wajib menunjuk satu orang sebagai “Medic”. Peran ini tidak hanya menuntut ketangkasan fisik, tetapi juga kesadaran situasional (Situational Awareness) yang tinggi untuk memantau kondisi seluruh rekan setim.

Dinamika Operasional: Mekanisme Revive (Pemulihan)
Aturan main dalam skenario ini menciptakan ketegangan taktis yang mendalam:

  1. The Restoration Touch: Pemain yang terkena tembakan tidak langsung keluar dari arena, melainkan harus menunggu di posisinya. Mereka hanya bisa aktif kembali (Revive) jika berhasil disentuh secara fisik oleh sang Medic.
  2. Medic Vulnerability: Tim medis adalah target utama lawan. Jika Medic tim tereliminasi, kemampuan tim untuk melakukan pemulihan otomatis hilang. Hal ini memaksa tim untuk bertempur dengan sisa personel yang ada tanpa kesempatan kedua.

Nilai Edukasi: Risk Management & Sacrifice
Skenario ini mengajarkan pentingnya “Support System” dalam mencapai tujuan bersama. Tim dilatih untuk membentuk formasi perlindungan bagi sang Medic, menyadari bahwa keselamatan individu tertentu adalah kunci kemenangan kolektif. Ini adalah metafora kuat bagi perlindungan terhadap leader atau tenaga ahli dalam sebuah perusahaan.

-Skenario Ketangkasan: Archery Tic-Tac-Toe (Strategi & Fokus Kognitif)-

HARGA RP. 80.000 / Pax

Minimum Pax 30 orang

Durasi 60 – 120 Menit

Lokasi : Bogor, Puncak, Sentul dan Pancawati

Skenario Ketangkasan: Archery Tic-Tac-Toe (Strategi & Fokus Kognitif)
Archery Tic-Tac-Toe adalah perpaduan sempurna antara ketangkasan fisik dan pemecahan masalah secara kognitif. Skenario ini sangat ideal sebagai sesi Mindfulness atau pemanasan taktis, di mana peserta diajak untuk tetap tenang dan berpikir jernih saat detak jantung meningkat.

Konsep Dasar: Cognitive Archery
Berbeda dengan target panahan biasa yang statis, di sini bantalan target dimodifikasi menjadi papan catur 3×3. Dua pemain atau dua tim akan bersaing secara bergantian untuk menguasai kotak-kotak strategis pada papan tersebut menggunakan akurasi anak panah mereka.

Objektif Utama: Kontrol Area & Antisipasi
Misi utama setiap pemain adalah menjadi yang pertama membentuk garis lurus yang terdiri dari tiga anak panah, baik secara:

  • Horizontal
  • Vertikal
  • Diagonal

Setiap anak panah yang menancap di kotak tertentu dianggap sebagai “klaim” atas area tersebut. Lawan dapat melakukan blokade dengan menembakkan anak panah ke kotak yang sedang diincar musuh.

Nilai Edukasi: Decision Making Under Pressure
Skenario ini bukan sekadar soal siapa yang paling jago menembak, melainkan siapa yang paling cerdas dalam membaca pergerakan lawan. Peserta dilatih untuk melakukan Antisipasi Strategis—memprediksi langkah musuh sambil tetap menjaga akurasi teknis agar tidak meleset dari kotak target yang diinginkan.

Regulasi Archery

Standar Prosedur Keselamatan Archery Paintball Bogor

Keamanan dalam olahraga panahan adalah hasil dari disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur teknis. Untuk menjamin pengalaman mindfulness yang aman, setiap peserta wajib mematuhi 5 protokol keselamatan utama berdasarkan standar World Archery:

1. Larangan Dry Fire (Tembakan Hampa)
Dilarang keras menarik tali busur (string) dan melepasnya tanpa adanya anak panah yang terpasang. Tindakan ini (Dry Fire) dapat menyebabkan energi kinetik kembali ke struktur busur yang mengakibatkan busur pecah dan berisiko tinggi mencederai pengguna serta orang di sekitarnya.

2. Kepatuhan Komando Peluit (Whistle Command)
Seluruh pergerakan di lapangan diatur melalui sinyal peluit internasional guna menghindari insiden tertembak:

  • 2 Tiupan: Peserta diperbolehkan melangkah menuju garis tembak (Shooting Line).
  • 1 Tiupan: Sinyal resmi untuk mulai menembak.
  • 3 Tiupan: Berhenti menembak; peserta diperbolehkan berjalan ke depan untuk mengambil anak panah.

Tiupan Berulang & Cepat: KONDISI DARURAT. Semua pemanah wajib membatalkan tembakan dan menurunkan busur seketika.

3. Penggunaan Alat Pelindung Diri (PPE)
Sesuai standar internasional, setiap peserta wajib mengenakan Arm Guard (pelindung lengan) untuk mencegah gesekan tali busur pada kulit, serta Finger Tab (pelindung jari) guna menghindari cedera saraf pada ujung jari akibat tarikan tali busur yang berulang.

4. Batas Kekuatan Busur (Draw Weight)
Untuk kenyamanan dan keamanan peserta gathering atau pemula, BoundEx membatasi berat tarikan busur pada rentang 15–25 lbs. Batasan ini memastikan peserta dapat fokus pada teknik dan akurasi tanpa mengalami kelelahan otot yang berlebihan (fatigue) yang bisa memicu hilangnya kendali alat.

5. Orientasi Garis Tembak (The Shooting Line)
Pemanah dilarang menarik busur atau mengarahkan anak panah ke posisi mana pun selain ke arah sasaran di depan garis tembak. Tidak diperbolehkan ada orang yang berada di depan garis tembak selama sinyal “Mulai Menembak” (1 tiupan) berlangsung.

Integritas & Peran Marshal (Wasit) Archery

Dalam simulasi panahan, Marshal atau instruktur bertindak sebagai pengawas keselamatan dan hakim garis yang memastikan sportivitas:

1. Otoritas Garis Tembak
Instruksi Marshal di lapangan adalah perintah mutlak. Jika Marshal menginstruksikan untuk berhenti, seluruh peserta harus segera menyandarkan busur mereka. Keselamatan lapangan sepenuhnya berada di bawah kendali Marshal.

2. Verifikasi Skor & Pointing
Dalam kompetisi, Marshal memiliki hak prerogatif untuk menentukan poin jika anak panah menancap tepat di garis pemisah skor (line breaker). Keputusan Marshal bersifat final untuk menjaga kelancaran alur kompetisi.

3. Perlindungan & Etika Lapangan
Dilarang mengganggu konsentrasi pemanah lain atau berdiri terlalu dekat dengan pemanah yang sedang membidik. Marshal berhak mengeluarkan peserta yang dianggap melakukan tindakan berbahaya atau mengganggu ketertiban sesi mindfulness.

Prosedur Penarikan Anak Panah (Arrow Retrieval)

Prosedur mengambil anak panah dari bantalan target sering kali menjadi area yang rawan kecelakaan jika tidak dilakukan dengan benar:

1. Teknik Pencabutan yang Benar
Saat mengambil anak panah dari bantalan target (target butt), peserta wajib meletakkan satu tangan di bantalan dan tangan lainnya memegang pangkal anak panah sedekat mungkin dengan target. Hal ini dilakukan untuk menghindari anak panah bengkok atau melukai orang yang berdiri di belakang pemanah.

2. Kesadaran Ruang Belakang
Sebelum mencabut anak panah, pastikan tidak ada orang yang berdiri tepat di belakang Anda. Karena saat dicabut, bagian belakang anak panah (nock) dapat mengenai wajah atau tubuh orang lain di sekitar Anda.

3. Status Netral di Area Target
Selama proses pengambilan anak panah, area tersebut dinyatakan sebagai Zona Netral. Tidak boleh ada aktivitas pemanahan atau penarikan tali busur di garis tembak sampai seluruh peserta kembali ke belakang garis dan Marshal memberikan komando baru.

4. Kode Etik & Tata Tertib Umum Archery
Paintball Bogor menerapkan regulasi ketat demi terciptanya suasana pelatihan yang elegan, fokus, dan profesional:

  • Dilarang Membawa Peralatan Pribadi Tanpa Izin: Guna menjaga standar keamanan, setiap busur atau anak panah milik pribadi harus diperiksa oleh instruktur kami sebelum digunakan di arena.
  • Disiplin Amunisi: Anak panah harus tetap berada di dalam Quiver (tas anak panah) sampai peserta berada di garis tembak. Dilarang membawa anak panah dengan tangan sambil berlari atau bercanda.
  • Integritas Alat: Peserta dilarang merusak bantalan target dengan sengaja atau mengubah posisi target tanpa instruksi. Setiap alat harus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
  • Etika Ketenangan: Archery adalah olahraga yang membutuhkan ketenangan jiwa (Zen). Peserta dilarang berteriak, mengejek, atau mengeluarkan kata-kata kasar yang dapat merusak fokus peserta lain.
  • Prosedur Selesai Sesi: Setelah sesi berakhir, busur harus dikembalikan ke tempat penyandaran dalam posisi tegak atau sesuai instruksi, dan sisa anak panah dikumpulkan dengan rapi.

Solusi Terpadu Kegiatan Outbound dan Adventure Terbaik di Bogor!

Wujudkan agenda Corporate Gathering dan Outbound yang jauh lebih berkesan bersama praktisi berpengalaman sejak 2001. Kami menghadirkan simulasi tempur Paintball yang intens untuk mengasah kepemimpinan, sekaligus menyediakan paket Add-on petualangan spektakuler. Lengkapi keseruan tim Anda dengan tantangan jeram Rafting yang menantang atau ekspedisi 4x4 Offroad yang memacu adrenalin di alam terbuka Bogor dengan standar keamanan internasional.

Scroll to Top